Wisata Bebem, Go Fast !!!
05 Oktober 2020 08:53:32 WIB
SIDA –GIRIASIH. Pemerintah Kalurahan Giriasih, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah menyiapkan konsep wisata pedesaan. Hal itu terungkap saat simulasi pembukaan objek wisata Embung Bem-Bem.
Menurut Lurah Desa Giriasih, Suwitono, simulasi itu untuk mengetahui kesiapan sarana dan prasarana sekaligus para pengelola objek wisata, dalam hal ini Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
"Kita rencanakan launching (Embung Bem-Bem) pada November 2020. Sebelum objek benar-benar dibuka bagi wisatawan, kita pastikan pengelola termasuk sarana dan prasarana penunjang sudah siap," kata Suwitono, Minggu (4/10/2020).
Sebelum simulasi, kata Suwitono, pihaknya bekerja sama dengan Tim Ahli Pengembangan Objek Wisata, Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, menyelenggarakan sosialisasi rencana desain pengembangan objek wisata Embung Bem-Bem.
Desain pengembangan objek wisata Embung Bem-Bem, terang Suwitono, akan mengusung konsep kearifan lokal. Hal itu setelah pihaknya bersama bersama Tim Ahli UII Yogyakarta melakukan pemetaan potensi yang cocok dikembangkan di Embung yang dibangun oleh Kementerian PUPR RI pada 2018 itu.
Potensi tersebut mulai dari alam, budaya, handycraft serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Nantinya berbagai jenis potensi lokal itu akan diintegrasikan sehingga akan menjadi sebuah model paket wisata desa.
Koordinator Tim Ahli UII Yogyakarta, Usmar Ismail mengatakan epidemi lokal sangat menarik untuk ditonjolkan dalam konteks pengembangan desa wisata di Kalurahan Giriasih. Salah satu contohnya, kata dia, adanya beberapa gua yang di dalamnya terdapat sumber mata air yang kemudian ditarik untuk kebutuhan minum dan kebutuhan sehari hari lainnya bagi masyarakat.
Selain itu, tanaman lokal, hutan rakyat, dan pelbagai jenis budaya sangat potensi dikembangkan, hal ini sejalan dengan masterplan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul yang mana Kawasan Purwosari termasuk salah satu kecamatan berada dalam zona Kawasan Strategis Pariwisata (KSP) 1, di mana epidemi lokal sebagai penunjangnya.
Karena itu, Kalurahan Giriasih berencana mengembangkan desa wisata berkonsep potensi atau kearifan lokal. Sementara Embung Bem-Bem dengan segala fasilitas mulai dari lintasan jogging, pendopo pertemuan, Gazebo, kolam renang, kkuliner khas, perahu dan lain sebagainya itu sebagai trigger pengembangan objek wisata lainnya yang nantinya akan di setting menjadi paket wisata untuk anak-anak, remaja hingga dewasa.
"Itu nanti paket melibatkan UMKM, budaya, alam yang lain sekitar sini. Itu sebenarnya yang lebih ditonjolkan di sini. Misal paket untuk anak-anak yang di suguhan ya atraksi wisata, kemudian mereka mencoba seperti permainan tradisional seperti gobak sodor, dan benthik. Ini kan orang orang kota nggak ada, selain bermain di alam, makani (memberi makan) ternak sapi juga hal yang menarik," ujarnya.Panewu Purwosari, Purwono mengapresiasi rencana pengembangan objek wisata Embung Bem-Bem di Padukuhan Trasih. Melihat konsep yang ditawarkan, pihaknya menyakini embung yang menjadi percontohan di Gunungkidul ini, terlebih telah masuk Bursa Inovasi Desa (BID) kategori terbaik, ia berharap akan membawa manfaat besar khususnya meningkatkan perekonomian masyarakat Kalurahan Giriasih.
Dikutip dari TIMES INDONESIA
Pewarta: Edy Setiyawan (MG-294) | Editor: Ferry Agusta Satrio
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- SELAMAT IDUL FITRI 1446 H
- Informasi Libur Lebaran 2025
- BLT DESA CAIR TIGA BULAN UNTUK 17 KPM DI GIRIASIH
- SAFARI TARAWIH PEMERINTAH KALURAHAN GIRIASIH
- Lembaran Kalurahan Giriasih Nomor 2 Tahun 2025 Tentang LKPJ 2024
- Lembaran Kalurahan Giriasih Nomor 1 Tahun 2025 Tentang APBKal 2025
- KETAHUI DAN ANTISIPASI PMK PADA HEWAN